Perkuliahan

Perkuliahan

Perkuliahan di lingkup Program Studi Profesi Dokter tidak lagi dilakukan seperti pada tahap sarjana, namun lebih menitikberatkan pada praktik kedokteran sesuai dengan batasan-batasan yang diperbolehkan bagi mahasiswa. Metode yang digunakan antara lain: diskusi, bed-side teaching, dan laporan.

1. Diskusi
Metode ini digunakan sebagai sarana re-calling. Hal yang didiskusikan terutama adalah kasus-kasus yang ditemui mahasiswa selama masa kepaniteraan klinik, baik saat di rawat inap, rawat jalan, maupun Unit Gawat Darurat (UGD).

2. Bed-side teaching
Penanganan pasien secara langsung oleh dosen, disaksikan oleh mahasiswa, akan memberikan pemahaman yang lebih baik disbanding bila hanya belajar teori saja. Bed-side teaching dilakukan tidak hanya di rawat inap saja, tetapi juga rawat jalan dan UGD. Pada tahap pendidikan profesi ini, Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UNAIR telah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit dan puskesmas, untuk digunakan sebagai wahana pendidikan selain RSUD Dr. Soetomo. Penggunaan berbagai wahana ini diharapkan dapat menambah keberagaman kasus klinik yang dikuasai mahasiswa.

3. Laporan
Untuk mendapat gambaran umum mengenai apa saja yang dikerjakan mahasiswa selama masa kepaniteraan di departemen, mahasiswa diminta menuliskan laporan sebelum mengakhiri masa rotasi di satu departemen. Laporan dapat berupa kasus yang ditemui atau apa saja yang sudah dilakukan oleh mahasiswa. Setiap rotasi juga dilengkapi dengan log book, berisi check list terhadap kegiatan yang harus dikerjakan mahasiswa.

Pendidikan tahap profesi dibedakan menjadi 2 tahapan yaitu Kepaniteraan Klinik 1 (Clinical Posting 1) dan Kepaniteraan Klinik 2 (Clinical Posting 2).
Clinical Posting 1 terdiri dari 2 semester yaitu semester 8 dan 9, yang dilaksanakan selama 50 minggu efektif. Pelaksanaan Clinical Posting I meliputi rotasi di Departemen: Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Neurologi, Ilmu Kedokteran Jiwa, Farmakologi dan Terapi, Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Radiologi,dan Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin. Penetapan Hasil Studi dilaksanakan pada akhir masa Clinical Posting I.

Clinical Posting 2 terdiri dari 2 semester yaitu semester 10 dan 11, yang dilaksanakan selama 48 minggu efektif meliputi rotasi di Departemen: Ilmu Bedah, Obstetri & Ginekologi, Ilmu Kesehatan Mata, Ilmu THT-KL, Anestesiologi dan Reanimasi, IKM-KP, dan Community Medicine. Clinical Posting 2 diikuti oleh mahasiswa yang telah mengikuti semua rotasi pada Clinical Posting I.

Setelah menjalani kepaniteraan klinik mahasiswa tahap profesi menjalani modul elektif selama 2 minggu. Mahasiswa memilih 2 modul diantara modul yang ada yaitu Cardiac Emergency, HIV AIDS, Paternitas dan Medikolegal, Manajemen nyeri (paliatif), Dokter Keluarga, Keluarga Berencana-Obstetri Sosial, Kedaruratan Pediatrik, Primary Trauma Care (PTC), Manajemen bencana, Kedaruratan Medik, dan Kedaruratan Obsteri. Penetapan hasil studi dilaksanakan pada akhir masa Clinical Posting 2 dan modul elektif.

Mahasiswa yang lulus Clinical Posting 2 selanjutnya menjalani ujian komprehensif dan apabila lulus bisa mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD)